FATWA MUI DAN AA GIM : BENCANA NASIONAL Selasa, Jan 27 2009 

Bencana nasional adalah bencana yg memberikan dampak secara nasional. Setidaknya, semenjak tahun 2004 telah terjadi tiga bencana nasional diluar krisis moneter yaitu yang pertama tahun 2005 terjadinya sunami di  Aceh.  Yang kedua terjadi pada akhir tahun 2006 yaitu AA GIM menikah lagi, dan dua tahun kemudian, tepatnya awal tahun 2009 lagi-lagi terjadi bencana nasional yang ketiga kalinya yaitu keluarnya Fatwa MUI tentang Rokok Haram dan Golput haram.

  1. Pada kasus pertama, bancana yg terjadi telah memberikan dampak yg sangat dirasakan oleh Bangsa Indonesia, khususnya oleh masyarakat aceh yang merasakan langsung dampak tersebut.  Akan tetapi, adanya bencana bencana nasional ini tidak seluruhnya berakhir negatif, karena dibalik bencana tersebut telah memberikan hikmah yg sangat besar bagi kehidupan berbagsa yaitu dengan adanya perdamaian antara GAM dan pemerintah Indonesia.
  2. Bencana nasional yg kedua adalah menikahnya lagi AA Gim. Saya tidak mengatakan bahwa menikah lagi adalah sesuatu yg jelek dan mungkin syah-syah saja dilakukan oleh seorang muslim manapun sepanjang semua syarat dan ketentuan berlaku. Tapi khusus untuk AA Gim saya kategorikan sebagai bencana nasional, mengapa demikian???.  Pada waktu kejayaannya..  AA gim adalah menyejuk bagi kaum seperti saya yg mendambakan kehidupan menjadi lebih baik.. segala tindak tanduknya menjadi suri tauladan..  setiap hari minggu saya selalu menunggu-nunggu siaran langsung di SCTV hanya sekedar untuk mendengarkan ceramah AA… begitupun istri dan anak saya selalu datang untuk menimba ilmu di pesantrennya.. bahkan bukan hanya saya.. instansi pemerintah dan swasta baik di daerah maupun pusatpun selalu mengirimkan secara rutin pekerjanya untuk sekedar mengikuti pendidikan moral di pesantrennya…  Tiba-tiba bencanapun tiba.. AA Gim kawin lagi.. tidak ada lagi ulama kharismatik yg didengar rakyat.. tidak adalagi pemda ygmengirim pekerjanya untuk mendapat pendidikan moral.. tidak ada lagi swasta yg mengirimkan pegawainya ke pesantrennya.. tidak ada lagi TV yg memperpanjang kontraknya untuk menyuarakan syiar Islam.. Tidak ada lagi suami-suami yang menyuruh istrinya untuk belajar di AA gim.. tidak ada lagi istri-istri yg menyuruh suaminya untuk mengikuti ajaran aa gim.. Benar-benar bencana Nasional.. terutama pada waktu negara kita sedang- gencar-gencarnya menyuarakan moral.. Tapi mudah-mudahan dibalik ini ada hikmahnya…
  3. Bencana nasional yang ketiga adalah Turunnya fatwa MUI tentang rokok haram dan Golput Haram..  seperti halnya menikah lagi.. adalah sesuatu yg bukan dilarang oleh Islam.. rokok pun jelas mempunyai dampak yg negatif bagi kesehatan manusia.. atau Golput pun mempunyai potensi tidak berkembangnya sistem pemilu.. tapi apa perlu dikeluarkan fatwa haram.. Alasan yg selalu dikemukan oleh Jubir MUI di media adalah ini untuk menjawab pertanyaan ummat.. tapi ummat yg mana??..  masih kurang jelas.. dan MUI selalu berdalih ini adalah untuk menuntaskan kewajiban dia, pertanggung jawaban dia kepada Allah SWT.. tentang fatwa itu mau dituruti maupun tidak.. terserah.. yg  penting MUI telah menyampaikannya…. lantas kalau begitu apa peran MUI dan manfaat MUI bagi bangsa ini.. khususnya bagi masyarakat yg selalu mendambakan tokoh-tokoh ulama dan kiayi yg dapat di tauladani ummat… saya takut.. kedepan bangsa ini sudah betul-betul tidak punya ulama yg dapat di tauladani… kiayi tidak lagi didengar… ulama tidak lagi ada giginya… tokoh-tokoh di cuekin rakyatnya.. Fatwa MUI tidak didengar ummat dan hanya berlalu begitu saja.. lantas rakyat harus mentauladani siapa??.. dan Organisasi apa lagi yg nanti didengar ummat, bila ummat memerlukan.. bayangkan ketika organisiasi sekelas MUI saja nanti tidak di dengar rakyat.. apa yg dapat kita bayangkan.. moral hancur sudah pasti.. Kasihan kan pemerintah yg sedang gencar-gencarnya memerangi korupsi dan krisis moral berjalan sendirian.. Tapi alhamdulillah.. masih ada organisasi besar NU dan Muhammaddiyah yg tidak ikut-ikutan dengan fatwa-fatwaan MUI ini… saya berharap kedua organisasi besar ini dapat mengambil alih peran MUI.. agar rakyat dapat terselamatkan.. agar rakyat masih mempunyai panutannya… bekerjalah kepada hal-hal yg lebih bermanfaat bagi bangsa, negara dan agama.. dari pada membuat fatwa hanya untuk kepentingan segelintir orang saja..
  4. Terakhir saya masih berharap mudah-mudahan bencana yg  selalu menimpa kita ini akan memberikan hikmat yg positif.. bagi MUI sebagai seorang awam saya berharap keluarkanlah fatwa-fatwa yg betul-betul sebagai pegangan bagi ummat dalam menjalankan ibadatnya terhadap Allah SWT.. janganlah membuat fatwa-fatwaan yg mungkin saja hanya akan memberikan bencana bagi bangsa ini…

AKUI SAJA ISRAEL Jumat, Jan 23 2009 

Luar biasa memang orang yg satu ini.. siapa lagi kalau bukan gusdur.. dulu.. ketika rame-rame orang membenci israel bahkan sampai hari ini opini kebanyakan masyarakat muslim indonesia adalah membenci israel.. tapi Gusdur malah tampak “pro Israel”.

Hampir mayoritas di negara kita tidak menginkan adanya hubungan diplomatik dengan Israel.. tapi gusdur lain.. selain memberikan gagasan untuk membuka hubungan diplomatik.. gusdur pun menyarankan untuk mengakui kemerdekaan israel.. tentu saja hal ini ditentang habis-habisan.. gusdur dihujat dengan berbagai tuduhan.. antek yahudi lah.. antek israel lah.. zionis..bahkan ada yg berpendapat gusdur anti Islam..

Kini ketika palestina yg dipimpin Hammas digempur habis-habisan.. dan semangat untuk berjihad tumbuh dimana-mana.. eh malah kembali gusdur seperti “tidak pro palestina” ..

Tapi kalau kita renungkan.. ide gusdur dulu itu memang tidak salah.. coba bayangkan ketika palestina digempur habis-habisan.. kita secara fisik dan diplomatik tidak bisa berbuat apa-apa.

Bantuan-bantuan kemanusiaan yg dikumpulkan ummat muslim Indonesia tidak bisa cepat untuk sampai ke rakyat palestina karena kita tdk punya hubungan diplomatik.. kalaupun sampai kita harus menitipkan melalui negara lain yg di ACC israel (yordania dan mesir).. jangankan kita untuk mengirimkan pasukan jihad.. pasukan TNI pun tidak bisa vergabung dgn pasukan perdamaian PBB karena tidak di ijinkan karena tidak disetujui Israel.. Dari hari pertama perang.. pers media kita dikirimkan ke wilayah konflik ini.. tapi lagi-lagi pers kita hanya sampai perbatasan saja.. karena tidak punya izin israel.. akhirnya untuk memenuhi kebutuhan informasi di dalam negeri terpaksa pers kita hanya merelay TV Aljazira..

Ketika semua negara arab tidak berdaya menjadi penengah.. harusnya Negara Kita sebagai negara dgn penduduk muslim terbesar didunia tampil kedepan.. tapi lagi-lagi melalui halur diplomasipun kita tidak berdaya.. lantas.. persoalan apa sebenarnya yg paling mengganjal.. hampir semua akses kita tertutup untuk membantu palestina karena dijegal oleh israel..

Lain misalnya bila kita mempunyai hubungan diplomatik dengan Israel.. sebagaimana ide yg pernah Gusdur gulirkan.. memang menyakitkan.. tapi akan banyak yg bisa kita lakukan untuk membantu palestina..

  1. Kita bisa terlibat langsung dalam perdamaian di timur tengah dan negara kita dapat berperan lebih optimal untuk membela palestina.. kita dapat menjadi penengah dalam perundingan israel palestina.. sehingga tidak perlu adanya perang..
  2. Kita dapat langsung memberikan bantuan dan relawan jihad ke titik sasaran tanpa harus melalui negara ketiga.
  3. Kita dapat mendemo secara langsung perwakilan israel di negara kita tanpa harus demo melalui negara AS.. karena AS belum tentu mendengar kita.. AS pun masih banyak persoalannya ..
  4. Pasukan pers dan tenaga medis kita dapat langsung masuk lokasi.. tanpa harus sembunyi-sembunyi.. atau mengharap izin negara ketiga..
  5. Pasukan TNI pun dapat bergabung dengan pasukan perdamaian PBB untuk menjaga stabilitas di palestina..

Selama kita tidak mempunyai hubungan diplomatik dg israel maka keterlibatan negara kita baik secara diplomatik maupun fisik akan sulit untuk diwujudkan.. MEMANG MENYAKITKAN TAPI DEMI PALESTINA APA BOLEH BUAT…

GUSDUR DAN PKB Selasa, Jan 6 2009 

pkb-dlm

aku membayangkan PKB tanpa Gusdur, apa jadinya ya.. benar apa kata cak imin PKB itu perlu pemikiran dan manajemen modern dan harus lepas dari ketergantungan seorang gusdur. akupun sepakat dengan itu.. tapi yg  jadi persoalan apakah harus secepat ini.. sebenarnya sih aku tidak urusan dengan itu, apa PKB dan dipimpin siapa.. hanya saja menurutku sangat disayangkan tokoh sekaliber gusdur didepak begitu saja dari PKB..

Dari beberapa literatur aku mencoba untuk mengenali gusdur dan pemikirannya..  hanya satu kata yang aku simpulkan.. sungguh hebat gusdur  ini, beliau telah memberikan warna terhadap perkembangan demokrasi di Indonesia.  Ada beberapa hal menarik dari pemikiran dan tindakan gusdur yg aku coba pahami dan aku berusaha untuk merenungi, diantaranya:

  1. Orang ramai-ramai mengutuk gusdur karena dianggap bersekongkol dengan Israel dan katanya berkeinginan untuk membuka hubungan diplomatik dengan negara yahudi tsb. Kalau aku renungkan sekarang.. ketika Palestina diluluh lantakkan oleh Israel.. Negara kita tidak bisa berbuat apa-apa.. (hanya geugeureumet)  tidak ada seorangpun yg dapat secara langsung ngomong sama israel bahwa tindakannya itu menyakitkan Ummat Islam. Jangankan untuk membalas kekejian Israel hanya sekedar menyalurkan aspirasi kekesalan saja sudah salah alamat.. betul.. demo di mana-mana, tapi apa israel dengar.. secara langsung tentu tidak karena dinegara kita tidak ada perwakilan israel dan mereka tidak dengar itu.. paling-paling kita hanya demo di depan kedutaan amerika.. benar amerika adalah sekutu israel, tapi amerikapun urusannya sudah terlalu banyak dan aku yakin amerika tidak akan menyampaikan aspirasi ini ke israel (sabodo teuing.. meureun), tentu akan lain bila kita ini demo didepan orangnya. Kemudian,  hanya sekedar untuk menyampaikan bantuan untuk palestinapun kita harus membujuk negara lain seperti mesir atau yordan untuk mengantarkannya… apa mungkin sampai.. wallohualam…
  2. Rame-rame mengatakan ‘.. sudahlah Gus, jadi guru bangsa saja..” tapi gusdur memilih menjadi ketua dewan suro PKB..  Jadi Guru Bangsa bagi pribadi Gusdur mungkin sangat enak.. tidak perlu cape-cape pergi keliling indonesia.. cukup diam.. diundang ceramah.. atau dimintai pendapat dan dapat duit.. tapi gusdur tidak.. Beliau tetap konsisten pada pendiriannya bahwa negeri ini harus bener.. artinya.. bahwa negara perlu berjalan sesuai konstitusi.. yaitu sesuai undang-undang.. Undang-undang adalah produk DPR.. DPR adalah orang-orang kader partai.. Partai adalah gambaran perwakilan rakyat..  sehingga partai ini harus diisi oleh orang-orang yg mempunyai kualitas dan rasa kebangsaan yg tinggi.. nah.. ketika partai partai hanya diisi seadanya.. diisi oleh orang-orang yg hanya mencari pekerjaan maka selama itulah setiap produk Undang-undang yg  dihasilkan akan didemo rakyat.. akan dikoreksi Mahkamah konstitusi.. dan akan selalu banyak kesempatan dari UU tersebut untuk tujuan korupsi.. sehingga bangsa kita akan sulit keluar dari berbagai persoalan.. Gusdur tahu benar bagaimana Partai itu harus berfungsi dan menjadi bagian dari solusi bangsa.. Benar.. PKB sendiri sering terjadi konflik antara gusdur dan pengurusnya.. tapi konflik yg seluruhnya berhubungan dengan gusdur adalah dalam rangka mencari bentuk kepartaian yang ideal.. partai yg diharapkan dapat menjadi panutan rakyat.. partai yg dapat menelorkan kader-kader yg membela rakyat.. membela yg benar.. Gusdur tidak mungkin mengutak atik mencari bentuk di partai lain.. hanya PKB yg dia punya.. tapi sayang sebagian kader lainnya merasa akan kehilangan pekerjaan, sehingga dia nekad untuk mengorbankan gusdur.. kasiannn deh.. gus.. dari awal lagi kita..
  3. Ketika jadi presiden.. gusdur mengapresiasi keinginan penduduk irian untuk mengubah nama pulaunya menjadi papua.. Beliau ganti.. kok susah-susah bangeut.. terbukti tidak menimbulkan dampak negatif dan tidak memerlukan biaya besar.. coba bayangkan bila keinginan perubahan nama tersebut harus melalui prosedur berbelit-belit.. akan banyak dana dan waktu terbuang… akan banyak persoalan sosial yg mengarah terhadap keutuhan NKRI.. dan akan banyak kerugian lain yg menambah persoalan bangsa… bahkan beliaupun waktu itu memperbolehkan pengibaran bendera bintang kejora… karena beliau beranggapan itu sama saja dengan lambang daerah yg juga dipunyai oleh propinsi lainnya di Indonesia.
  4. TNI beliau tempatkan sesuai dengan fungsinya.. sebagai lembaga yg digaji oleh rakyat untuk menjaga keutuhan NKRI.. sehingga menteri pertahanan diisi oleh orang sipil.. luar biasa…
  5. Istana negara sebagai tempat presiden bekerja tidak lagi seseram dan seangker dulu.. beliau robah sistem.. masyarakatpun tahu bagaimana presiden bekerja, sehingga masyarakat lebih menghargai terhadap kerja pemimpin negara ini…
  6. Belum lagi orang terpinggirkan.. orang minoritas dan orang-orang yg merasa tidak mendapat keadilan di negeri ini beliau cari jalan keluarnya…

Aku sebagai warga bangsa yg menginginkan kehidupan yg lebih baik di masa mendatang, tolong.. berilah gusdur ruang.. mumpung beliau masih ada.. mumpung ide-idenya masih brilian.. karena tidak tahu lagi kapan ada orang sekaliber gusdur di negeri ini…

Buat cak imin, aku yakin dengan menyerahkan PKB kepada gusdur lagi.. cak imin akan tetap terhormat.. cak akan tetap menjadi pejuang.. dan saya yakin cak imin tidak akan kehilangan pekerjaan .. he.. he…

Wassalam